April 29, 2026

Jaringan Digenjot di Berau, Telkom Bidik Pariwisata Naik Level Digital

Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat melakukan kunjungan langsung ke Kantor Telkom Regional IV Kalimantan di Balikpapan, Kamis (1642026). (Dok. Prokopim)

Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat melakukan kunjungan langsung ke Kantor Telkom Regional IV Kalimantan di Balikpapan, Kamis (1642026). (Dok. Prokopim)

BERAU – Penguatan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Berau mulai dipercepat. Telkom Indonesia Regional IV Kalimantan mengambil langkah konkret untuk menjawab kebutuhan konektivitas, terutama di kawasan wisata yang kian ramai dikunjungi.

Dorongan ini menguat setelah adanya pertemuan antara Telkom Regional IV Kalimantan dengan Wakil Bupati Berau, Gamalis, di Balikpapan, Kamis (16/4/2026). Pertemuan tersebut menjadi respons atas berbagai keluhan masyarakat terkait keterbatasan jaringan di sejumlah destinasi unggulan.

PGS EVP Telkom Regional IV Kalimantan, Irwan Andrianto Nugroho, menyebut pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan di Berau. Ia menilai, potensi wisata yang besar di daerah tersebut tidak bisa dibiarkan berjalan tanpa dukungan infrastruktur digital yang memadai.

Salah satu langkah yang sudah direalisasikan adalah peningkatan kapasitas jaringan di Pulau Derawan. Bandwidth yang sebelumnya 750 Mbps kini ditingkatkan menjadi 1.200 Mbps. Penguatan ini juga berdampak langsung pada kualitas jaringan di wilayah sekitar, termasuk Pulau Maratua.

Langkah ini dinilai krusial, mengingat kawasan pesisir Berau menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan di Kalimantan Timur. Konektivitas yang stabil tak hanya menunjang pengalaman wisata, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang di ekosistem digital.

Tak berhenti di situ, Telkom juga menyiapkan langkah lanjutan melalui survei lapangan dan forum diskusi bersama para pemangku kepentingan. Tujuannya memastikan penguatan jaringan benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Percepatan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa transformasi digital di daerah tidak lagi bisa ditunda. Dengan jaringan yang lebih kuat, Berau didorong bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai kawasan yang siap bersaing di era ekonomi digital. (*)