May 16, 2026

Bupati Kukar Resmikan Embung Maluhu untuk Dukung Ketahanan Pangan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Embung Maluhu di Jalan Semeru RT 18, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Embung Maluhu di Jalan Semeru RT 18, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong.

SepintasInfo, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Embung Maluhu yang berlokasi di Jalan Semeru RT 18, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, pada Rabu (23/4/2025) sore. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, sebagai bentuk kesiapan infrastruktur pertanian yang dibutuhkan masyarakat.

Embung Maluhu merupakan salah satu proyek strategis dalam upaya mendukung ketahanan pangan di Kukar. Dengan kapasitas tampung 3.000 meter kubik, embung ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan irigasi bagi lahan pertanian di sekitarnya.

“Embung ini merupakan usulan dari petani, khususnya Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di RT 19. Hari ini kita pastikan embung telah selesai dan siap digunakan,” ujar Edi.

Menurutnya, pembangunan embung tersebut menjadi bagian dari program terintegrasi Pemkab Kukar yang mencakup pembangunan jalan usaha tani, saluran irigasi, dan fasilitas pendukung pertanian lainnya. Ia berharap pemanfaatan Embung Maluhu dapat mengoptimalkan produksi pertanian dan mengurangi ketergantungan pada hujan musiman.

Edi juga mengapresiasi keterlibatan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang dinilai berperan strategis dalam mengelola dan memelihara infrastruktur pertanian.

“Kami sudah empat tahun bekerja sama dengan TNI melalui Karya Bakti yang didanai APBD. Ini bukti bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian,” imbuhnya.

Dalam jangka panjang, Pemkab Kukar menargetkan agar lebih banyak embung dibangun di wilayah lain yang memiliki potensi pertanian tinggi. Pemerintah juga akan terus menggandeng berbagai pihak termasuk institusi militer dan swasta untuk mendukung pengembangan sektor pangan secara berkelanjutan.

“Kami ingin petani Kukar bisa mandiri dan tidak lagi kesulitan air saat musim kemarau. Infrastruktur seperti ini akan terus kami tambah,” pungkas Edi. (ADV/Diskominfo Kukar)