July 1, 2026

Pemkab Kukar Dukung Peran Ponpes dalam Penguatan SDM Keagamaan

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menghadiri acara Haflah Takhtim dan wisuda purna studi Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam Desa Mamunggal Jaya.

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menghadiri acara Haflah Takhtim dan wisuda purna studi Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam Desa Mamunggal Jaya.

SepintasInfo, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menghadiri Haflah Takhtim dan Wisuda Purna Studi di Pondok Pesantren Nurul Islam, Desa Mamunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Jumat malam (23/5/2025). Acara ini menjadi momen apresiasi sekaligus refleksi kontribusi pesantren dalam membina generasi muda berlandaskan nilai keislaman.

Dalam sambutannya, Edi menyampaikan ucapan selamat kepada para santriwan dan santriwati yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Ia menekankan pentingnya peran pesantren dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul secara spiritual dan intelektual.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tapi juga pusat pembentukan karakter dan akhlak mulia,” ujarnya.

Ia mengaku bangga karena Ponpes Nurul Islam mampu mempertahankan eksistensinya hingga mendapat kepercayaan dari masyarakat luar Kukar, bahkan dari beberapa kabupaten/kota di Kaltim. Keberhasilan itu, menurutnya, tak lepas dari sinergi antara pengasuh, wali santri, dan lingkungan masyarakat sekitar.

Edi juga menyoroti program Hafidz Qur’an di Ponpes Nurul Islam yang sejalan dengan program Pemkab Kukar, yaitu Gerakan Etam Mengaji. Ia berharap program tersebut bisa memperkuat gerakan literasi Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas spiritual generasi muda Kukar.

“Semoga Ponpes Nurul Islam terus melahirkan santri yang tidak hanya cakap dalam ilmu, tapi juga unggul dalam akhlak dan kepemimpinan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Kukar terus membuka ruang kemitraan dengan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari strategi membangun SDM yang religius dan berdaya saing.

Kegiatan Haflah Takhtim ini juga diisi dengan penampilan santri, pembacaan doa khatmil Qur’an, serta penyerahan piagam penghargaan kepada para santri berprestasi.

Edi berharap keberadaan pesantren seperti Nurul Islam dapat menjadi pilar moral di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia berpesan agar para santri terus mengembangkan diri dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat. (ADV/Diskominfo Kukar)